Recent news

Warna

Tuesday, November 24, 2015

Ibu guru menjelaskan bahwa 2 warna atau lebih bila dicampurkan akan menghasilkan perubahan warna yang lain.  Anak-anak TK B semua sudah tahu warna dasar seperti merah, kuning dan hijau. Jadi Ibu akan membuat warna tersebut. Dan anak-anak semua mendapat giliran mencampurkan warna yang dituangkan ke gelas kelompok masing-masing. Ibu Guru menjelaskan, "Silahkan mencampur warna-warna yang ada di depan ini ke dalam gelas dan diaduk-aduk supaya pencampuran warnanya merata, dan amati warna apa yang akan muncul!", perintah Ibu Guru.

Tumbuh

Friday, November 20, 2015

Ibu Guru mengajak anak-anak ke halaman sekolah dan menanyakan bagian–bagian dari tanaman. Musa Koibur menjelaskan tanaman ini mempunyai akar, batang lunak dan daun berwarna merah. Tidak ada bunga dan buahnya. Berikutnya Oxilius Tekege  menjelaskan bagian-bagian dari tanamam rumput yang ada di halaman sekolah  dan  menjelaskan fungsi nya. “Akar berguna untuk mencari air dari tanah, batang lunak untuk tempat menempel daun dan tumbuhan rumput bisa berdiri tegak, dan daun untuk membuat makanan.

Kebersihan Diri

Thursday, November 19, 2015

Pemeriksaan kuku semingggu sekali terus dilaksanakan. Kuku yang panjang dari Jein Edowai dibersihkan Ibu guru Ika Pakage. Merlin Koibur dan Milanesia Magai antri menunggu giliran. Demikian juga anak-anak yang masih belum terbiasa gosok gigi dirumah, harus gosok gigi dahulu sebelum masuk ke dalam kelas.

Ke Kandang

Wednesday, November 18, 2015

Ibu guru menerangkan bahwa binatang dapat bertambah banyak, bertambah banyak dan terus semakin banyak. Bagaimana caranya ya?, hewan bertambah banyak dengan cara beranak atau dengan cara bertelur. "Binatang apa saja yang bertambah banyak dengan bertelur?", tanya Ibu Guru, "Ayam, bebek, ikan, kura-kura, penyu dan buaya", jawab anak-anak. Yonantina dan teman-teman melihat telur bebek dan mulai menghitungnya, "Satu, dua, tiga,…", "Ada sembilan semuanya Ibu", teriak anak-anak. Simon dan teman-teman juga mengamati bebek yang sedang mengerami telurnya.

OXCILIUS TEKEGE

Tuesday, September 22, 2015

Aku sudah bisa menulis namaku, oh iya panggilanku Okto. 

Ibu guru terus membimbingku  untuk mengetahui lambang dari huruf ABC yang sudah ku hafal. Sambil bermain rumah-rumahan, aku belajar lambang huruf ABC.

Kata-kata sederhana yang mudah, mulai dapat kutulis di papan tulis.

NAMAKU YONANTINA DOW

Wednesday, September 23, 2015

Namaku : Yonantina Dow

Asalku : dari pedalaman Dogiyai

Tempat tinggal : Aku tinggal bersama kakak Oskar, Mama dan Papa Pendeta Yusak Yobee, di belakang gereja KASIH KINGMI Topo.

Saya senang sekali berada diTopo, kawanku sangat banyak dan ada sekolah. Tiap hari aku selalu masuk sekolah, tidak pernah bolos.

Aku mengenal bagian-bagian tubuhku beserta kegunaannya, ini aku sedang menggambar diriku lengkap dengan bagian-bagian tubuhku.

MIKAEL AGAPA

Friday, September 25, 2015

Aku sering tidak masuk sekolah, karena sedang mengikuti “program kesehatan” yang diharuskan oleh dokter.   Setiap kali pengobatan aku bersama mama harus turun ke kota, sehingga tidak bisa bertemu dengan teman-teman di sekolah.   Ketika tidak ada jadwal berobat aku pasti masuk sekolah.

Hari ini aku belajar menyusun tiga macam permaianan (kotak, tabung pendek besar dan tabung panjang kecil) yang diacak jadi satu, untuk diletakkan ke masing-masing tempatnya.

MEMPERKENALKAN BANGUN DATAR (lingkaran, segitiga, persegi dan persegi panjang)

Thursday, September 24, 2015

Hari ini kami diberikan alat – alat: martil (palu), empat buah paku, karet gelang dan papan kayu.  Mula-mula Ibu guru menerangkan bahwa benda-benda yang ada di sekitar kita mempunyai bentuk. Seperti; jam dinding, pigura foto, meja belajar, papan tulis, rak buku, buku tulis, serutan pinsil, piring, gelas, jendela, pintu, siku langit-langit, dll.   

Bentuk benda-benda tersebut namaya adalah: lingkaran.  Contohnya: ban sepeda, bola, cincin, piring, gelas, kaleng, serutan pinsil, keranjang sampah, meja belajar, tutup minuman, uang logam, CD.                     

Tidak Basah

Wednesday, August 19, 2015

“Selamat Pagi anak-anak”, sapa Ibu Guru.  “Selamat Pagi” jawab anak-anak.

“Siapa yang belum gosok gigi?”, saya, saya teriak anak-anak.  Yang belum, hampir semua anak, langsung ambil perlengkapan gosok giginya masing-masing.  Langsung anak-anak berebut saya dulu…. Saya dulu.

Testimoni

Tuesday, August 18, 2015

Ibu Fransiska Pakage